spot_img
Rabu, Oktober 28, 2026
spot_img

Wabup Maslani Didaulat Jadi Ketua Pejuang Siliwangi

spot_img

KARAWANG – Di sebuah bangunan bersejarah yang menjadi saksi bisu perjalanan bangsa, Rumah Sejarah Djiauw Kie Siong di Rengasdengklok, pelantikan pengurus DPC Pejuang Siliwangi Indonesia Bersatu (PSIB) Kabupaten Karawang periode 2026–2031 berlangsung dengan nuansa berbeda, Selasa (17/3/2026).

Tak sekadar seremoni organisasi, acara ini menjadi pertemuan antara sejarah, nilai perjuangan, dan harapan masa depan.
Di tempat yang erat kaitannya dengan detik-detik menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, para tokoh PSIB berkumpul, seakan menegaskan kembali bahwa perjuangan tidak pernah benar-benar usai—ia hanya berganti bentuk.

Baca Juga

Ketua DPC PSIB Karawang, H. Maslani, yang juga menjabat Wakil Bupati Karawang, berdiri di hadapan para undangan dengan nada penuh optimisme. Ia menyadari, amanah yang diembannya bukan sekadar jabatan organisasi.

“Insya Allah amanah ini saya terima dan akan saya jalankan dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan organisasi dan masyarakat Karawang,” ujar Maslani.

- Advertisement -

Pelantikan ini, menurutnya, sempat tertunda selama beberapa bulan. Namun justru penantian itu menjadi ruang untuk mempersiapkan langkah yang lebih matang.

“Yang baik kita lanjutkan, yang kurang kita perbaiki. Kita harus maju bersama,” katanya menegaskan.

Baca Juga

Di sela suasana formal, Maslani sempat mencairkan suasana dengan cerita pribadinya. Ia mengaku telah tinggal di Karawang sejak 2001.

- Advertisement -

“Saya sudah 25 tahun di Karawang, sudah minum air Karawang, walaupun bahasa Sunda belum lancar,” ucapnya sambil tersenyum, disambut tawa ringan para hadirin.

Sementara itu, Ketua DPD PSIB Jawa Barat, Brigjen TNI (Purn) H. Kemal Hendrayadi, S.I.P., membawa para hadirin menengok lebih jauh ke belakang—ke akar sejarah Siliwangi yang membentuk identitas organisasi.

“Siliwangi adalah napak tilas perjuangan, dari Tanggul Buana hingga Masjid Agung Karawang. Ini bukti sejarah yang harus kita jaga,” ujarnya.

Bagi Kemal, nama Siliwangi bukan sekadar simbol. Ia adalah representasi nilai yang diwariskan dari masa Kerajaan Pajajaran hingga perjuangan kemerdekaan.

Ia mengingatkan bahwa organisasi ini memiliki perjalanan panjang sejak 1922, dari pencak silat hingga terlibat dalam dinamika perjuangan bangsa melalui TKR yang kini menjadi TNI.

Namun, di tengah perkembangan zaman, ia menegaskan satu hal yang tidak boleh hilang: keseimbangan antara nilai budaya dan struktur organisasi.

“Kultur adalah jati diri kita, sedangkan struktur adalah posisi kita dalam organisasi. Keduanya harus berjalan bersama,” tegasnya.

Kemal juga menggarisbawahi empat nilai utama yang harus dijaga setiap anggota: kepatuhan, kesetiaan, keteguhan, dan keikhlasan.

“Berorganisasi di Siliwangi harus dimaknai sebagai ibadah,” tambahnya.

Suasana menjadi lebih reflektif ketika putri pendiri PSIB, Edeh L. Puradireja, menyampaikan sambutannya. Dengan nada penuh penghormatan, ia mengajak seluruh hadirin untuk tidak melupakan sejarah panjang yang melatarbelakangi lahirnya organisasi.

“Saya masih sangat bangga dengan sejarah dan perjuangan yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” ujarnya.

Ia kemudian mengisahkan cerita yang diwariskan secara turun-temurun tentang Ama R. Oetje Poeradireja dan perannya menjelang Proklamasi Kemerdekaan.

Kisah itu, meski tidak banyak tercatat dalam buku sejarah arus utama, menjadi pengingat bahwa peran tokoh lokal tidak bisa dipandang sebelah mata.

Lebih dari itu, Edeh menekankan nilai pengabdian tanpa pamrih yang menjadi fondasi perjuangan.

“Beliau menolak gaji sebagai veteran. Yang penting Indonesia merdeka dan kemerdekaan itu harus dijaga,” tuturnya.

Di tengah dinamika organisasi masa kini, ia mengingatkan agar nilai-nilai itu tidak luntur.

“PSIB harus menjunjung silih asih, silih asah, silih asuh, dan menjadi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.

Pelantikan ini dihadiri sejumlah tokoh, mulai dari jajaran pengurus PSIB Jawa Barat hingga tokoh masyarakat dan ulama.

Kehadiran mereka mempertegas bahwa PSIB bukan hanya organisasi, tetapi juga bagian dari jaringan sosial dan budaya masyarakat.

Lebih dari sekadar pergantian kepengurusan, momentum ini menjadi titik awal untuk memperkuat peran PSIB di tengah masyarakat—sebagai penjaga nilai, penguat persatuan, sekaligus mitra dalam pembangunan daerah.

Dari Rengasdengklok, pesan itu terasa jelas: sejarah bukan untuk dikenang semata, tetapi untuk dijaga dan dilanjutkan.***

Informasi dalam artikel ini disusun berdasarkan sumber yang terpercaya. Perkembangan lebih lanjut akan diperbarui sesuai informasi terbaru, klarifikasi, maupun hak jawab dari pihak-pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Nilai Tukar Rupiah/Kurs
Memuat kurs...

Baca Juga

Bupati Aep Takziah dan Berikan Santunan kepada Keluarga Korban Kecelakaan Maut

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh melakukan aksi...

Bupati Aep Sampaikan Bela Sungkawa untuk Korban Kecelakaan Maut

KARAWANG - Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh menyampaikan ucapan...

Kendaraan Terjun ke Jurang, 6 Pemudik Asal Rengasdengklok Tewas

MAJALENGKA - Kecelakaan maut menimpa mobil travel jenis Elf...

Sejumlah Pemuda Tak Dikenal Serang Jemaah Musola di Telagasari

KARAWANG - Sejumlah pemuda tak dikenal tiba-tiba melakukan tindakan...

Karawang Update

Driver GOKAR Sigap Bawa Pasien dari Karangligar, Saat IGD RSUD Karawang Disebut Penuh

KARAWANG - Kepedulian seorang driver transportasi online kembali terlihat...

Adira Expo Digelar di Mall KCP Karawang, Hadirkan Promo Pembiayaan hingga Cashback

KARAWANG, Karawangtime.com | Bagi banyak masyarakat Indonesia, momentum Hari...

GOKAR Go Karawang, Karya Putra Daerah yang Dukung UMKM dan Lapangan Kerja

KARAWANG | KARAWANGTIME.COM - Di tengah dominasi berbagai platform...

DPRD Karawang: Kecepatan Informasi Harus Diimbangi Ketepatan dan Kebenaran

KARAWANG, Karawangtime.com – Ketua DPRD Kabupaten Karawang menyampaikan ucapan...

Dari Rengasdengklok, IWO Indonesia Serukan Pers Berani dan Bertanggung Jawab

KARAWANG, Karawangtime.com – Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWO Indonesia)...

Dari Titik Lahir Kemerdekaan, IWOI Karawang Ajak Pers Menjaga Marwah

KARAWANG | Karawangtime.com – Di tengah sorotan publik terhadap...

Berita Teratas

Tridjaya Elektronik di Jalan Raya Pawarengan Cikampek, Pilihan Belanja Elektronik Warga Karawang

KARAWANG | karawangtime.com | Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten...

GOKAR SEND Perkuat Ekosistem UMKM Lokal, Driver Eko Apresiasi Layanan Pengiriman

KARAWANG | karawangtime.com | Layanan pengiriman barang GOKAR SEND...

Arifa Anggota Satpol PP Karawang Ikut Bernyanyi di Karawang Kuliner Malam

KARAWANG | karawangtime.com |  Kawasan Karawang Kuliner Malam (K2M)...

UBP Karawang Perkuat Transformasi Pendidikan Tinggi pada Dies Natalis ke-12

KARAWANG | karawangtime.com | Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang...

Kejari Karawang Amankan Rp829,55 Juta dan Sita 3 Mobil dalam Kasus Dugaan Korupsi KPR

KARAWANG | karawangtime.com | Kejaksaan Negeri (Kejari) Karawang menyita...
- Advertisement -spot_img

Nasional

KCP Mall Karawang Bidik Pengalaman Baru Pengunjung Lewat Kuliner dan Event

KARAWANG, | karawangtime.com |  KCP Mall Karawang terus melakukan pembenahan dan menyiapkan berbagai strategi untuk meningkatkan kenyamanan sekaligus kepuasan pengunjung di tengah perubahan perilaku masyarakat...

Trending

Bentrok Dua Kelompok Remaja di Underpass Warungbambu, Satu Tewas, 20 Orang Diamankan

KARAWANGTIME.COM – Tawuran antarkelompok remaja berujung maut terjadi di...

Persib Resmi Juara Super League 2025/2026, Jalanan Karawang Dipadati Konvoi Bobotoh

KARAWANG – Persib Bandung resmi mengukuhkan diri sebagai kampiun...

Ramadan Makin Aman, Indosat Hadirkan Proteksi Anti Scam untuk Pengguna IM3 Tanpa Biaya Tambahan

JAKARTA, Karawangtime.com – Menjelang bulan suci Ramadan dan Hari...
^
✕
Download Aplikasi GoKar
Transportasi Online Asli Karawang
INSTALL