Minggu, Februari 15, 2026
spot_img

Bekasi Perluas MBG, Camat Diminta Validasi Data Anak Tidak Sekolah

spot_img

BEKASI | KARAWANGTIME.COM – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN) memperluas sasaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memasukkan anak-anak yang belum dan tidak bersekolah ke dalam pendataan penerima manfaat.

Hal tersebut dibahas dalam rapat virtual antara BGN dan pemerintah daerah terkait Standarisasi Formulir Validasi Penerima Manfaat MBG, yang berlangsung di Command Center Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Kamis (15/01/2026).

Kepala Bidang Pemerintahan dan Pembangunan Manusia Bappeda Kabupaten Bekasi, Fadly Marissatrio, menjelaskan bahwa BGN meminta pemerintah daerah hingga tingkat kecamatan untuk mempersiapkan pendataan calon penerima MBG di luar satuan pendidikan formal.

“BGN mengundang pemerintah daerah, termasuk para camat, karena ke depan akan ada penambahan sasaran MBG, yaitu anak-anak yang belum bersekolah, tidak melanjutkan pendidikan, maupun yang mengalami putus sekolah,” ujar Fadly.

Baca Juga  Ombudsman RI Apresiasi Lapas Karawang dengan Nilai Tertinggi Pelayanan Publik 2025

Berdasarkan data sementara Dinas Pendidikan, lebih dari 36.000 anak di Kabupaten Bekasi tercatat belum atau tidak bersekolah. Data ini akan diverifikasi kembali melalui pendataan berjenjang hingga tingkat kecamatan dan desa.

Fadly menjelaskan bahwa sasaran tersebut terbagi dalam tiga kategori:

Anak usia 0–6 tahun yang belum mengenyam pendidikan formal;

Anak yang tidak melanjutkan pendidikan (misalnya lulusan SD tidak lanjut SMP atau SMP tidak lanjut SMA), umumnya karena faktor ekonomi;

Anak yang mengalami putus sekolah karena kondisi tertentu.

Baca Juga  Prestasi Gemilang! Kejari Karawang Nomor 1 Laporan Keuangan Terbaik di Karawang

Hasil pendataan akan dihimpun oleh pemerintah daerah melalui perangkat terkait, terutama Dinas Pendidikan. Sementara itu, mekanisme teknis distribusi MBG tetap menjadi kewenangan BGN.

Pemerintah daerah berperan memastikan ketersediaan bahan pangan, stabilitas harga, serta pemerataan penerimaan MBG di seluruh wilayah Kabupaten Bekasi.

Selain menyasar peserta didik PAUD hingga SMA, MBG juga menyasar ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita sebagai bagian dari upaya nasional menurunkan angka stunting.

“MBG sejalan dengan program percepatan penurunan stunting. Sasaran program diarahkan untuk mendukung pemenuhan gizi ibu hamil, ibu menyusui, serta anak, bayi, dan balita,” tutup Fadly.

Berita Lainnya

Top News

Karawang Update

Peristiwa

spot_imgspot_img

Trending